Say Or Night Gone
"If this song for you, why my heart say it another ?"
Pelukan kecil itu masih terasa hangat .... Even its small, its so brightly warm .... Detakan Jantung Anton ... Tidak lebih tepat disebut hati ... Begitu terasa ... Bagaimana dengan Elizabeth ? ... Entahlah suasana itu begitu gelap seperti bulan yang bersembunyi di balik awan yang gelap .. Tidak menunjukkan ..
ctaaar .. Suasana kembali menjadi terang ...
Anton Arisaka segera melepas pelukan itu ... Sedikit tidak rela ... Ia masih berusaha menutupi wajahnya itu, ia takut Elizabeth terlalu cepat melihat perasaaan Anton .. Tapi sepertinya "pelukan" itu tidak akan berakhir terlalu cepat karena ...
Sepasang mata melihat langsung kejadian itu ... Mata berwarna hitam itu ... Entah mengapa mata itu terlihat sangat sedih ... Di balik kesedihan itu ? Me dont know ... Sepasang mata itu adalah Yuki Takamiya .. Mengapa ia seperti tercengan ... Apa ada perasaan khusus ? This getting confused
"Hey Yuki" Elizabeth segera melepas tatapannya dari Anton
"..." Yuki tidak bisa berkata apa-apa lagi
"Ahhh sudahlah, ayo kita pergi dari tempat ini"
Anton sebenarnya berusaha untuk mempercair keadaan ... Entah apakah Yuki tahu tentang Anton dan Elizabeth tapi ... Ia hanya merasa tidak enak
Seperti yang bisa diperkirakan .. Ketiganya hanya bisa berdiaman sampai mereka semua balik ke rumahnya masing-masing ... Ahh seandainya hati tau tujuan pasti gak akan serumit ini .. lalu sebenarnya apa yang terjadi dengan mereka bertiga ? Will things getting worst ? will ?
Anton memasuki kamarnya ...
Ia menghela nafasnya sebentar ...
Mengehembuskannya kembali ...
Antara senang dan tidak ... Antara duka atau tidak ... Antara satu atau dua ... Atau antara kau dan aku ?
Anton menggumam pelan ... Banyak yang ia pikirkan ... Sebanyak yang ia rasakan
Tanpa sadar ... Ia mengambil bulpen dan kertas .. Dan duduk ...
S.O.N.G ( Say or Night Gone)
I wont say i am fall in love with you
I wont say do you want to be my girl ?
Neither love you
Its better we still together
But even we are together
My heart keep break down
Memories of me
is already fly away ?
Its uselless playing with time
As long i am playing with time
I just fake myself
Either my heart
But one night
One dream
Promise...
I will say I Love You
Sabtu, 31 Maret 2012
Senin, 26 Maret 2012
Another (EP - 6)
"Listen to My Heart Beat"
Roller Coster itu melaju kencang melawan angin yang menerpanya ... Membuat semua orang yang menaikinya merasakan detak jantung ketakutan ... Tapi sepertinya tidak untuk Anton Arisaka yang sekarang sedang terjebak bersama dua cewe yang berbeda sifat dan tentu saja berbeda nama ... Tapi apakah 2 cewe itu berbeda kertetarikan ? Well just see ...
"Hei El, kau mau minum ?" Tanya Anton kepada Elizabeth dengan suara nada yang kecil , tidak seperti biasanya ...
"Boleh saja" Elizabeth hanya tersenyum manis kepada Anton dan sepertinya bagi Anton, Elizabeth adalah perempuan yang sangat menjungjung tinggi sopan santun
"Ehem , Mr. Gombal ... Mengapa kau tidak menawariku ?" Entah mimik muka apa sekarang yang sedang diperagain oleh Yuki ... Cemburu ? Terlalu cepat untuk memutuskan .... Sedikit terlalu cepat
"Di sini tidak ada yang namanya gombal tuh" Anton berpura-pura mencari orang yang namanya GOMBAL
"Yang dimaksud itu kau, Anton Arisaka" entah mengapa tapi Elizabeth tertawa kecil yang membuat Anton hanya tersenyum senang ..
"Sudah cukup Anton, bisakah kau belikan aku minum juga ?" Yuki tampak kehausan
"jeez baiklah"
Anton segera mengantri stand orange juice yang berada di dekat mereka ... Walaupun menurut Anton "stand" itu cukup aneh karena sepertinya tidak hanya menjual orange juice tapi berbagai macam juice .. Anton menoleh ke belakang untuk mengecheck apakah dia masih ada di situ ? Dia ? Dia siapa ... Anton segera membuyarkan pikirannya ..
"Anda mau pesan apa ?" tanya pelanggan toko itu ramah
"pesan orange juice 3 " Anton segera menjawab dengan sigap
"baiklah, pasti anda datang ke sini dengan 2 cewe" pelayan itu segera menampilkan senyum misteriusnya
"kau benar .. "Anton berusaha untuk menyembunyikan kekagetannya
"Dont play with your heart ... Dududuu" Entah pelayang toko itu bernyanyi lagu apa ... Yang pasti itu agak menyinggung Anton Arisaka
"Ini pesananmu, selamat menikmati !"
Anton Arisaka segera kembali ke tempat di mana 2 cewe itu sedang menunggu ...
"ini untukmu Elizabeth" kembali Anton hampir salah tingkah
"terimakasih ... Arisaka-kun" entah mengapa kata "kun" itu membuah Anton hampir fly
"dan untukku ?" tiba-tiba Yuki Takamiya segera menghancurkan mimpi Anton
"ini" Ia mencondongkan minuman itu dengan kasar
"gulp gulp .. Wow terimakasih pelayanku" kata Yuki cuek
"Terserah kau"
"Hei ada apa denganmu ?"
"tidak apa-apa"
Anton sebenarnya cukup kesal dengan perkataan Yuki, tapi berhubung ada Elizabeth yang menonton ... Yuki memilih untuk menjaga imagenya ... Menurutnya ia bisa dianggap sebagai pengacau bila itu beragumen dengan Yuki .. Karena ... Kau taulah ..
"Bagaimana kalau kita ke Istana Cermin, katanya di situ bisa melihat hati kita loh !" Elizabeth menawarkan dengan mata berbinar-binar
"Tidak mungin" Jawab Anton dan Yuki bersama-sama
"Hahaha lucu sekali" Elizabeth tertawa lepas
(Awas kau Yuki .. Batin Anton)
(Lihat saja nanti ! ... Batin Yuki)
Akhirnya mereka memasuki Istana Cermin itu ... Kesan pertama Anton adalah .., Istana ini lebih mirip istana boneka ... dan sepertinya Anton harus menjadi cewe dulu untuk masuk ke sini ... Anton masuk duluan ... Disusul oleh Yuki dan Elizabeth ...
Selama di perjalanan ... Mereka cenderung diam ... Mencari jalan keluar ...
Tiba-tiba lampu mati ....
"Ahhhh" Elizabeth segera berteriak keras ketakutan
Anton langsung sigap ... Di dekat dia ... Ia memeluknya dengan ringan ... entah apa yang Anton rasakan ... Tapi ia tidak ingin cewe ini terluka ... Hanya tidak ingin ... Apa yang Elizabeth rasakan ? .. Entahlah cewe ini terlalu pintar untuk menyembunyikan semuanya ...
EP - 5 END !
" Time doesnt matter, Moment it does"
Roller Coster itu melaju kencang melawan angin yang menerpanya ... Membuat semua orang yang menaikinya merasakan detak jantung ketakutan ... Tapi sepertinya tidak untuk Anton Arisaka yang sekarang sedang terjebak bersama dua cewe yang berbeda sifat dan tentu saja berbeda nama ... Tapi apakah 2 cewe itu berbeda kertetarikan ? Well just see ...
"Hei El, kau mau minum ?" Tanya Anton kepada Elizabeth dengan suara nada yang kecil , tidak seperti biasanya ...
"Boleh saja" Elizabeth hanya tersenyum manis kepada Anton dan sepertinya bagi Anton, Elizabeth adalah perempuan yang sangat menjungjung tinggi sopan santun
"Ehem , Mr. Gombal ... Mengapa kau tidak menawariku ?" Entah mimik muka apa sekarang yang sedang diperagain oleh Yuki ... Cemburu ? Terlalu cepat untuk memutuskan .... Sedikit terlalu cepat
"Di sini tidak ada yang namanya gombal tuh" Anton berpura-pura mencari orang yang namanya GOMBAL
"Yang dimaksud itu kau, Anton Arisaka" entah mengapa tapi Elizabeth tertawa kecil yang membuat Anton hanya tersenyum senang ..
"Sudah cukup Anton, bisakah kau belikan aku minum juga ?" Yuki tampak kehausan
"jeez baiklah"
Anton segera mengantri stand orange juice yang berada di dekat mereka ... Walaupun menurut Anton "stand" itu cukup aneh karena sepertinya tidak hanya menjual orange juice tapi berbagai macam juice .. Anton menoleh ke belakang untuk mengecheck apakah dia masih ada di situ ? Dia ? Dia siapa ... Anton segera membuyarkan pikirannya ..
"Anda mau pesan apa ?" tanya pelanggan toko itu ramah
"pesan orange juice 3 " Anton segera menjawab dengan sigap
"baiklah, pasti anda datang ke sini dengan 2 cewe" pelayan itu segera menampilkan senyum misteriusnya
"kau benar .. "Anton berusaha untuk menyembunyikan kekagetannya
"Dont play with your heart ... Dududuu" Entah pelayang toko itu bernyanyi lagu apa ... Yang pasti itu agak menyinggung Anton Arisaka
"Ini pesananmu, selamat menikmati !"
Anton Arisaka segera kembali ke tempat di mana 2 cewe itu sedang menunggu ...
"ini untukmu Elizabeth" kembali Anton hampir salah tingkah
"terimakasih ... Arisaka-kun" entah mengapa kata "kun" itu membuah Anton hampir fly
"dan untukku ?" tiba-tiba Yuki Takamiya segera menghancurkan mimpi Anton
"ini" Ia mencondongkan minuman itu dengan kasar
"gulp gulp .. Wow terimakasih pelayanku" kata Yuki cuek
"Terserah kau"
"Hei ada apa denganmu ?"
"tidak apa-apa"
Anton sebenarnya cukup kesal dengan perkataan Yuki, tapi berhubung ada Elizabeth yang menonton ... Yuki memilih untuk menjaga imagenya ... Menurutnya ia bisa dianggap sebagai pengacau bila itu beragumen dengan Yuki .. Karena ... Kau taulah ..
"Bagaimana kalau kita ke Istana Cermin, katanya di situ bisa melihat hati kita loh !" Elizabeth menawarkan dengan mata berbinar-binar
"Tidak mungin" Jawab Anton dan Yuki bersama-sama
"Hahaha lucu sekali" Elizabeth tertawa lepas
(Awas kau Yuki .. Batin Anton)
(Lihat saja nanti ! ... Batin Yuki)
Akhirnya mereka memasuki Istana Cermin itu ... Kesan pertama Anton adalah .., Istana ini lebih mirip istana boneka ... dan sepertinya Anton harus menjadi cewe dulu untuk masuk ke sini ... Anton masuk duluan ... Disusul oleh Yuki dan Elizabeth ...
Selama di perjalanan ... Mereka cenderung diam ... Mencari jalan keluar ...
Tiba-tiba lampu mati ....
"Ahhhh" Elizabeth segera berteriak keras ketakutan
Anton langsung sigap ... Di dekat dia ... Ia memeluknya dengan ringan ... entah apa yang Anton rasakan ... Tapi ia tidak ingin cewe ini terluka ... Hanya tidak ingin ... Apa yang Elizabeth rasakan ? .. Entahlah cewe ini terlalu pintar untuk menyembunyikan semuanya ...
EP - 5 END !
" Time doesnt matter, Moment it does"
Sabtu, 24 Maret 2012
Another (ep - 5)
EP - 5
" Lovey Dovey "
Pagi itu , mentari bangun dari tidurnya menyambut semua yang ada di lingkup sinarnya ... Tanda hari yang baru dan petualangan yang baru sudah dimulai ... Mentari itu juga membangunkan Anton Arisaka dari dunia fantasy dan mimpinya
"Hosh hosh hosh" Anton Arisaka terbangun dengan matanya yang masih sedikit menutup
"Gila masa gw mimpiin Yuki" Anton bergumam pelan
"Udah ah bodo amat" Anton kembali bergumam kecil
Anton Arisaka segera bangun dari tempat tidurnya dan berganti pakaian ... Hal yang pertama kali ia lakukan pasti adalah mengecheck hapenya itu ... Anton segera menyalakan hapenya itu, sebenernya ia tidak berharap apa-apa dari hape itu tapi sepertinya itu sudah menjadi rutinitas sehari-harinya
Anton Arisaka segera beranjak ke kamar mandinya itu dan menatap mukanya sendiri .. Terlihat muka yang masih menutup ... Tiba-tiba ...
"tiit tiit"
2 sms masuk ..
"Hei bangun wahai kebo di atas ranjang"
"ehm met pagi jadwal besok apa ?"
2 sms yang berbeda dari 2 nomor yang berbeda dan pastinya dari 2 manusia yang berbeda kelamin menurut Anton.
Analisa Anton :
Sms 1 = dari seorang gay
Sms 2 = dari seorang pemalu
Anton segera mengetik balesan sms dan seperti biasa .. Anton ini bukan tipe orang yang rajin ngetik sms cuman buat bales tapi dia langsung send aja 1 sms itu untuk bales 2 sms .. Menurut Anton hal ketik-mengetik sms itu bisa menyakiti jarinya .. Dan pastinya itu alibi
"Ini siapa ?" Anton mengirim sms ke 2 nomor tersebut
balasan dari sms 1 = "Gw yuki , dodol .. Gk liat daftar nomor ?" Anton shock. kenapa harus Yuki
balasan dari sms 2 = "Dari Elizabeth, maaf mengganggu" Anton lebih shock lagi
Secara tidak sadar ... Balasan dari Elizabeth membuat dia agak bersemangat untuk menjalani hari ini walaupun hanya sedikit .. Tapi apakah itu merupakan suatu tanda kertetarikan ? Atau hanya cinta yang ada batas waktunya ? dont know either ...
Anton Arisaka segera membalas sms Elizabeth tentunya :
"Yah jadwal besok , seperti biasa" tidak seperti biasanya Anton harus berpikir 3 kali untuk menemukan kata-kata yang tepat.
Sementara sms Yuki Takamiya :
"Kebo tidak bisa mengetik sms" Anton langsung ceplos-ceplosan mengetik sms itu.
Seperti yang para pemirsa sudah ketahui, pastinya sms Anton dengan Elizabeth itu sesuatu yang manis . Dan dengan Yuki itu sesuatu yang pahit ... Tapi sometimes kepahitan itu membuat hidup lebih manis ... Tanpa manis kita akan sedih ... Tanpa pahit .. semua biasa aja.
Anton tidak bisa berlama-lama tentunya , ada hal yang lebih penting yang harus ia lakukan .. Dan itu adalah mengisi perutnya yang sudah meminta "mangsa" ... Anton segera menuruni tangga berwarna coklat muda .. Seperti coklat yang manis ...
"Paman paman ?"
Anton berusaha memanggil pamannya untuk disediakan makanan ..
Tiba-tiba pandangannya tertarik ke kertas berwarna merah di atas meja yang bertuliskan ...
"Paman pergi untuk menjenguk seseorang di rumah sakit , bila ingin sarapan minta bantuan Yuki saja"
Whaaaat ... Anton hampir berteriak gila .... Dan berpikir ... Apakah pamannya sudah menentukan calon tunangannya ? Bukan - bukan itu saja .... Ia hampir berpikir pamannya gila, menyuruhnya ke rumah Yuki ... Benar-benar gila ..
Tapi perutnya tidak bisa berkompromi sedikit pun .. Ia hanya bisa melangkah berat ke rumah Yuki dan ...
"Tok tok "
"Yah siapa itu ?" Jawab suara Yuki
"Ini aku Anton"
"Bukankah kebo tidak bisa mengetuk pintu ?"
"Aku datang ke sini untuk mencari makanan"
"ohh iya yah , kebo kan cuman bisa cari makanan"
"ya terserah kau !" Anton sebenarnya agak kesal.
Yuki segera membuka pintunya itu ... Dan Anton tampak kaget dengan adanya Elizabeth ... Cewe yang berhasil buat dia agak sedikit tertarik dengannya ... Tapi ia terlebih kaget lagi dengan perkataan Yuki ...
"cepat habiskan makananmu, kata pamanmu kau harus ikut ke taman hiburan"
dadanya bergejolak keras .. Apa yang dipikirkan oleh Anton ? Dan apakah kedua cewe tersebut memiliki perasaan yang sama ?
EP-5 END !
(mulai ep-6 , akan terjadi perang dunia ke - 3" lol wkowko"
" Lovey Dovey "
Pagi itu , mentari bangun dari tidurnya menyambut semua yang ada di lingkup sinarnya ... Tanda hari yang baru dan petualangan yang baru sudah dimulai ... Mentari itu juga membangunkan Anton Arisaka dari dunia fantasy dan mimpinya
"Hosh hosh hosh" Anton Arisaka terbangun dengan matanya yang masih sedikit menutup
"Gila masa gw mimpiin Yuki" Anton bergumam pelan
"Udah ah bodo amat" Anton kembali bergumam kecil
Anton Arisaka segera bangun dari tempat tidurnya dan berganti pakaian ... Hal yang pertama kali ia lakukan pasti adalah mengecheck hapenya itu ... Anton segera menyalakan hapenya itu, sebenernya ia tidak berharap apa-apa dari hape itu tapi sepertinya itu sudah menjadi rutinitas sehari-harinya
Anton Arisaka segera beranjak ke kamar mandinya itu dan menatap mukanya sendiri .. Terlihat muka yang masih menutup ... Tiba-tiba ...
"tiit tiit"
2 sms masuk ..
"Hei bangun wahai kebo di atas ranjang"
"ehm met pagi jadwal besok apa ?"
2 sms yang berbeda dari 2 nomor yang berbeda dan pastinya dari 2 manusia yang berbeda kelamin menurut Anton.
Analisa Anton :
Sms 1 = dari seorang gay
Sms 2 = dari seorang pemalu
Anton segera mengetik balesan sms dan seperti biasa .. Anton ini bukan tipe orang yang rajin ngetik sms cuman buat bales tapi dia langsung send aja 1 sms itu untuk bales 2 sms .. Menurut Anton hal ketik-mengetik sms itu bisa menyakiti jarinya .. Dan pastinya itu alibi
"Ini siapa ?" Anton mengirim sms ke 2 nomor tersebut
balasan dari sms 1 = "Gw yuki , dodol .. Gk liat daftar nomor ?" Anton shock. kenapa harus Yuki
balasan dari sms 2 = "Dari Elizabeth, maaf mengganggu" Anton lebih shock lagi
Secara tidak sadar ... Balasan dari Elizabeth membuat dia agak bersemangat untuk menjalani hari ini walaupun hanya sedikit .. Tapi apakah itu merupakan suatu tanda kertetarikan ? Atau hanya cinta yang ada batas waktunya ? dont know either ...
Anton Arisaka segera membalas sms Elizabeth tentunya :
"Yah jadwal besok , seperti biasa" tidak seperti biasanya Anton harus berpikir 3 kali untuk menemukan kata-kata yang tepat.
Sementara sms Yuki Takamiya :
"Kebo tidak bisa mengetik sms" Anton langsung ceplos-ceplosan mengetik sms itu.
Seperti yang para pemirsa sudah ketahui, pastinya sms Anton dengan Elizabeth itu sesuatu yang manis . Dan dengan Yuki itu sesuatu yang pahit ... Tapi sometimes kepahitan itu membuat hidup lebih manis ... Tanpa manis kita akan sedih ... Tanpa pahit .. semua biasa aja.
Anton tidak bisa berlama-lama tentunya , ada hal yang lebih penting yang harus ia lakukan .. Dan itu adalah mengisi perutnya yang sudah meminta "mangsa" ... Anton segera menuruni tangga berwarna coklat muda .. Seperti coklat yang manis ...
"Paman paman ?"
Anton berusaha memanggil pamannya untuk disediakan makanan ..
Tiba-tiba pandangannya tertarik ke kertas berwarna merah di atas meja yang bertuliskan ...
"Paman pergi untuk menjenguk seseorang di rumah sakit , bila ingin sarapan minta bantuan Yuki saja"
Whaaaat ... Anton hampir berteriak gila .... Dan berpikir ... Apakah pamannya sudah menentukan calon tunangannya ? Bukan - bukan itu saja .... Ia hampir berpikir pamannya gila, menyuruhnya ke rumah Yuki ... Benar-benar gila ..
Tapi perutnya tidak bisa berkompromi sedikit pun .. Ia hanya bisa melangkah berat ke rumah Yuki dan ...
"Tok tok "
"Yah siapa itu ?" Jawab suara Yuki
"Ini aku Anton"
"Bukankah kebo tidak bisa mengetuk pintu ?"
"Aku datang ke sini untuk mencari makanan"
"ohh iya yah , kebo kan cuman bisa cari makanan"
"ya terserah kau !" Anton sebenarnya agak kesal.
Yuki segera membuka pintunya itu ... Dan Anton tampak kaget dengan adanya Elizabeth ... Cewe yang berhasil buat dia agak sedikit tertarik dengannya ... Tapi ia terlebih kaget lagi dengan perkataan Yuki ...
"cepat habiskan makananmu, kata pamanmu kau harus ikut ke taman hiburan"
dadanya bergejolak keras .. Apa yang dipikirkan oleh Anton ? Dan apakah kedua cewe tersebut memiliki perasaan yang sama ?
EP-5 END !
(mulai ep-6 , akan terjadi perang dunia ke - 3" lol wkowko"
Jumat, 23 Maret 2012
Another Part 4
EP - 4
"Memorize me"
Hari pertama Anton di sekolah yang baru ... Dan membuat ia agak-agak stres karena sudah hampir 5x ia ditegur gurunya .... Semua itu karena seorang yang bernama Yuki Takamiya .. Seorang cewe yang udah mengganggu dia seumur hidupnya .
Anton sendiri sebenarnya cukup menikmati obrolan-nya dengan Yuki tapi yah begitulah ... Setiap kali mereka memulai obrolan mereka, pasti akan berakhir dengan "adu sakti ilmu nyolot" ... Dan jangan berharap itu semua bisa dilakukan dengan suara kecil ...
"Bel sekolah berbunyi" teng-teng
Anton Arisaka segera mengambil tas hitamnya dan beranjak pergi ..
"Hei kau mau ke mana ?" Yuki langsung bertanya sebelum Anton Arisaka beranjak pergi
"Pulang"
"Bukankah kau pulang bersamaku ?" Yuki agak tidak rela sepertinya ..
"Aku sudah tau jalan ke rumahku" Anton Arisaka segera mengeluarkan lidahnya
Yuki sepertinya tidak rela dengan kata-kata "aku sudah tau jalan ke rumahku" .. Ia tidak tau apa yang ia rasakan sekarang ... Semenjak ... Semenjak ia bertemu dengan Anton Arisaka ... Tapi bukan itu yang harus ia pikirkan sekarang ... Ia harus memikirkan bagaimana ia bisa mencegah Anton pulang sendirian ..
"Aku pulang sekarang" Anton segera melanjutkan langkahnya lagi
"Ehh tunggu !" Yuki segera menyusul Anton
"Apa lagi ?"
"Aku sudah berjanji kepada paman-mu untuk mengantarmu pulang" Yuki segera memasang tampang sepolos mungkin
"Sejak kapan kau begitu peduli padaku ?" Anton Arisaka langsung membalasnya
"Mr. Arisaka , aku harap kau tidak terlalu geer . Karena maaf saja .. Kau ini sama sekali bukan tipeku" Walaupun begitu muka Yuki hampir sedikit memerah
"Apakah aku setua itu ?"
"Ya dan ayo kita berangkat !"
Anton Arisaka hanya bisa berjalan ke arah rumahnya bersama Yuki dengan tangan terkulai lemas .. Ia terlalu letih untuk beradu kata-kata dengan Yuki ... Tapi hal ini berbeda dengan Yuki sendiri .. Ia tampak senang dengan alasannya ...
"Yak kita sudah sampai sekarang !" seru Yuki semangat
"Baiklah terimakasih"
"hei-hei hanya segitu saja ?" Yuki sekali lagi menunjukkan ketidakrelaannya
"Kenapa ? Kau tidak rela aku pergi ? Ahh aku benar-benar tidak beruntung disukai oleh seorang penculik"
"Apa ??"
"Dan sekarang penculik itu mengalamai gangguan pendengaran"
"TERSERAH !"
seketika itu juga Yuki segera memasuki rumahnya yang berada di sebelah rumah Anton ... menyisakan Anton yang hanya bisa terdiam sendiri
"hah ? Apa salahku ?" Anton bergumam pelan, sedikit hembusan angin memaksa Anton untuk masuk ke dalam rumahnya,
"Hei Anton ! Bagaimana dengan sekolahmu ?" Uncle Tom segera menyambutnya dengan semangat
"Tidak begitu bagus dan tidak begitu baik"
"gee, nikmati lah hidup ini"
"ahh paman aku begitu lelah bolehkah aku tidur sekarang ?" (sekedar info, Anton ini tukang tidur)
"Baik sesudah kau memakan Katsudon"
"dengan senang hati !"
Anton segera menghabiskan Katsudon pamannya itu ..
"Paman , masakan paman betul-betul enak !" Anton sendiri kaget dengan cita rasa pamannya itu
"hem , kau tidak tau apa-apa kan ? Aku ini bekas pemimpin koki di salah satu restoran terkenal" sambil menunjukkan pose yang pede
"dan aku ingin tidur !" Anton sedikit tertawa lepas
Anton segera beranjak lelah ke kamarnya ... Ia segera membaringkan dirinya di kasurnya yang berwarna biru itu ... Ia mulai memejamkan matanya itu ... Melepas semua kelelahannya itu ... Memasuki mimpinya itu ...
Tommorow ..
"hosh hosh hosh" Anton membuka matanya pelan ..
"Apa yang terjadi denganku ? Kenapa aku bisa bermimpi tentang Yuki si monster gila itu ?"
Dalam mimpinya Anton bermimpi ia dikejar-kejar oleh Monster Yuki , panggilan barunya untuk Yuki ...
Ia segera mengecheck hapenya ..
Dan di sana tertera dua sms ...
Sms 1 : Bangun kebo !
Sms 2 : Maaf mengganggu , tapi bisakah aku bertanya tentang jadwal besok ?
Dua sms dengan sifat yang berbeda ... Dua sms dari orang yang berbeda ... Bukan berarti dua ketertarikan yang berbeda juga bukan ?
Part 4-end
"Memorize me"
Hari pertama Anton di sekolah yang baru ... Dan membuat ia agak-agak stres karena sudah hampir 5x ia ditegur gurunya .... Semua itu karena seorang yang bernama Yuki Takamiya .. Seorang cewe yang udah mengganggu dia seumur hidupnya .
Anton sendiri sebenarnya cukup menikmati obrolan-nya dengan Yuki tapi yah begitulah ... Setiap kali mereka memulai obrolan mereka, pasti akan berakhir dengan "adu sakti ilmu nyolot" ... Dan jangan berharap itu semua bisa dilakukan dengan suara kecil ...
"Bel sekolah berbunyi" teng-teng
Anton Arisaka segera mengambil tas hitamnya dan beranjak pergi ..
"Hei kau mau ke mana ?" Yuki langsung bertanya sebelum Anton Arisaka beranjak pergi
"Pulang"
"Bukankah kau pulang bersamaku ?" Yuki agak tidak rela sepertinya ..
"Aku sudah tau jalan ke rumahku" Anton Arisaka segera mengeluarkan lidahnya
Yuki sepertinya tidak rela dengan kata-kata "aku sudah tau jalan ke rumahku" .. Ia tidak tau apa yang ia rasakan sekarang ... Semenjak ... Semenjak ia bertemu dengan Anton Arisaka ... Tapi bukan itu yang harus ia pikirkan sekarang ... Ia harus memikirkan bagaimana ia bisa mencegah Anton pulang sendirian ..
"Aku pulang sekarang" Anton segera melanjutkan langkahnya lagi
"Ehh tunggu !" Yuki segera menyusul Anton
"Apa lagi ?"
"Aku sudah berjanji kepada paman-mu untuk mengantarmu pulang" Yuki segera memasang tampang sepolos mungkin
"Sejak kapan kau begitu peduli padaku ?" Anton Arisaka langsung membalasnya
"Mr. Arisaka , aku harap kau tidak terlalu geer . Karena maaf saja .. Kau ini sama sekali bukan tipeku" Walaupun begitu muka Yuki hampir sedikit memerah
"Apakah aku setua itu ?"
"Ya dan ayo kita berangkat !"
Anton Arisaka hanya bisa berjalan ke arah rumahnya bersama Yuki dengan tangan terkulai lemas .. Ia terlalu letih untuk beradu kata-kata dengan Yuki ... Tapi hal ini berbeda dengan Yuki sendiri .. Ia tampak senang dengan alasannya ...
"Yak kita sudah sampai sekarang !" seru Yuki semangat
"Baiklah terimakasih"
"hei-hei hanya segitu saja ?" Yuki sekali lagi menunjukkan ketidakrelaannya
"Kenapa ? Kau tidak rela aku pergi ? Ahh aku benar-benar tidak beruntung disukai oleh seorang penculik"
"Apa ??"
"Dan sekarang penculik itu mengalamai gangguan pendengaran"
"TERSERAH !"
seketika itu juga Yuki segera memasuki rumahnya yang berada di sebelah rumah Anton ... menyisakan Anton yang hanya bisa terdiam sendiri
"hah ? Apa salahku ?" Anton bergumam pelan, sedikit hembusan angin memaksa Anton untuk masuk ke dalam rumahnya,
"Hei Anton ! Bagaimana dengan sekolahmu ?" Uncle Tom segera menyambutnya dengan semangat
"Tidak begitu bagus dan tidak begitu baik"
"gee, nikmati lah hidup ini"
"ahh paman aku begitu lelah bolehkah aku tidur sekarang ?" (sekedar info, Anton ini tukang tidur)
"Baik sesudah kau memakan Katsudon"
"dengan senang hati !"
Anton segera menghabiskan Katsudon pamannya itu ..
"Paman , masakan paman betul-betul enak !" Anton sendiri kaget dengan cita rasa pamannya itu
"hem , kau tidak tau apa-apa kan ? Aku ini bekas pemimpin koki di salah satu restoran terkenal" sambil menunjukkan pose yang pede
"dan aku ingin tidur !" Anton sedikit tertawa lepas
Anton segera beranjak lelah ke kamarnya ... Ia segera membaringkan dirinya di kasurnya yang berwarna biru itu ... Ia mulai memejamkan matanya itu ... Melepas semua kelelahannya itu ... Memasuki mimpinya itu ...
Tommorow ..
"hosh hosh hosh" Anton membuka matanya pelan ..
"Apa yang terjadi denganku ? Kenapa aku bisa bermimpi tentang Yuki si monster gila itu ?"
Dalam mimpinya Anton bermimpi ia dikejar-kejar oleh Monster Yuki , panggilan barunya untuk Yuki ...
Ia segera mengecheck hapenya ..
Dan di sana tertera dua sms ...
Sms 1 : Bangun kebo !
Sms 2 : Maaf mengganggu , tapi bisakah aku bertanya tentang jadwal besok ?
Dua sms dengan sifat yang berbeda ... Dua sms dari orang yang berbeda ... Bukan berarti dua ketertarikan yang berbeda juga bukan ?
Part 4-end
Kamis, 22 Maret 2012
Another Ilustration ? (Sister's Drawing)
ade gw bener-bener penggambar , animator , dan pelukis sejati ! .. emang hebat ade gw =D (makan bakminya juga hebat) ... Sekilas aja .. Gw pengen ngucapin terima kasih buat ade gw yang berbakat banget dalam hal-hal gambar dan animasi (walaupun terkadang dia. gw suruh gambar muka gw malah digambar stickman --) ..
udah ah nih sketch tokoh dari ade gw :
Pertama Anton Arisaka ! :D
Ke-dua Yuki Takamiya ! =D
Ke-3 Elizabeth
segitu dulu wokwow =p di koment kalo bisa blogger bikin ilustrasi juga =p (jangan stickman -.- awas)
udah ah nih sketch tokoh dari ade gw :
Pertama Anton Arisaka ! :D
Ke-dua Yuki Takamiya ! =D
Ke-3 Elizabeth
segitu dulu wokwow =p di koment kalo bisa blogger bikin ilustrasi juga =p (jangan stickman -.- awas)
Guard Me (Review)
Kalian percaya kalau semua manusia di muka bumi ini pasti akan menemukan "partner" yang selalu melindunginya ? ...
Kalian percaya pertemuan itu sebuah takdir yang akan selalu tepat pada waktunya ? ...
Kalian percaya "partner" anda akan selalu bersama anda ? ..
Kalian percaya pertemuan itu sebuah takdir yang akan selalu tepat pada waktunya ? ...
Kalian percaya "partner" anda akan selalu bersama anda ? ..
Selasa, 20 Maret 2012
Another Part 3
EP - 3 My Name
"Your last name i hope i can change it with my last name"
"Nama saya adalah Anton Arisaka" Anton Arisaka mengenalkan dirinya kepada semua murid yang ada di kelas itu ... Tapi tatapan matanya tidak bisa berkelok sedikit pun dari cewe berambut hitam panjang itu ... Ia tidak mempedulikan bisikan-bisikan kelas yang membicarakan tentang dirinya
"Segitu saja ?" Kata guru rambutnya mulai agak menua itu dengan intonasi bertanya
"Yak pak" kata Anton Arisaka dengan sigap
"Perkenalan yang sangat singkat" Guru itu menggoda Anton seraya sambil tersenyum
Anton hanya bisa memamerkan senyum tipisnya kepada guru itu .. Entah mengapa .. Seluruh murid malah makin membicarakan Anton ... Sebenarnya Anton masih punya banyak hal yang akan ia omongkan tapi semua itu berhenti ... Hanya karena 1 sebab ... Her Smile ..
"Baiklah .. Selamat datang di kelas A ... Kuharap kau melakukan yang terbaik di kelas ini" Kata guru itu sambil tertawa kecil
"Baik pak" Anton hanya bisa tersenyum kecil
"Jadi apakah ada tempat kosong ?" Guru itu bertanya kepada murid-muridnya
"Your last name i hope i can change it with my last name"
"Nama saya adalah Anton Arisaka" Anton Arisaka mengenalkan dirinya kepada semua murid yang ada di kelas itu ... Tapi tatapan matanya tidak bisa berkelok sedikit pun dari cewe berambut hitam panjang itu ... Ia tidak mempedulikan bisikan-bisikan kelas yang membicarakan tentang dirinya
"Segitu saja ?" Kata guru rambutnya mulai agak menua itu dengan intonasi bertanya
"Yak pak" kata Anton Arisaka dengan sigap
"Perkenalan yang sangat singkat" Guru itu menggoda Anton seraya sambil tersenyum
Anton hanya bisa memamerkan senyum tipisnya kepada guru itu .. Entah mengapa .. Seluruh murid malah makin membicarakan Anton ... Sebenarnya Anton masih punya banyak hal yang akan ia omongkan tapi semua itu berhenti ... Hanya karena 1 sebab ... Her Smile ..
"Baiklah .. Selamat datang di kelas A ... Kuharap kau melakukan yang terbaik di kelas ini" Kata guru itu sambil tertawa kecil
"Baik pak" Anton hanya bisa tersenyum kecil
"Jadi apakah ada tempat kosong ?" Guru itu bertanya kepada murid-muridnya
Langganan:
Postingan (Atom)

